Alasan Psikologis Kenapa Beberapa Orang Hobi Permainkan Cinta


Alasan psikologis kenapa beberapa orang hobi permainkan cinta

Mungkin Anda sering bertanya-tanya, kenapa sebagian orang begitu mudah mempermainkan cinta. Kenapa satu cinta yang tulus saja tak cukup buat mereka? Setiap orang memiliki alasan dibalik tindakan mereka. Begitu juga dengan para player alias pemain cinta. Selalu ada latar belakang dibalik ‘kegemaran’ mereka mematahkan banyak hati.

Menurut pakar hubungan dan putus cinta, M.Farouk Radwan, pada dasarnya ada 4 (empat) alasan psikologis yang bisa menjadikan seseorang hobi berganti-ganti pasangan. Mungkin mereka sedang mencari pembuktian atas diri sendiri kepada pihak eksternal. Bisa saja mereka merasa rendah diri dan tidak dicintai atau memiliki hidup berantakan.

Namun keempat faktor ini bisa berkembang menjadi berbagai bentuk, berikut ini beberapa di antaranya.

Alasan 1: Merasa tidak dicintai

Orang-orang yang ‘haus’ akan cinta cenderung memiliki banyak pasangan dalam satu waktu. Mungkin mereka memiliki masa kecil yang menyedihkan atau ada kejadian di masa lalu yang membuat mereka merasa kecewa terhadap cinta.

Kebutuhan mereka untuk merasa dicintai seolah tak kunjung terpenuhi, karena alam bawah sadar mereka masih yakin kalau mereka tidak akan pernah mendapatkan cinta. Tetapi menjalin hubungan dengan beberapa orang sekaligus merupakan cara yang paling menyedihkan untuk mendapatkan cinta.

Alasan 2: Rendah diri karena merasa kurang atraktif

Orang yang hobi bermain cinta kadang sengaja memanfaatkan keahlian mereka dalam menarik lawan jenis sekadar untuk memuaskan ego. Pasalnya, orang-orang seperti ini mengukur daya tarik mereka dengan banyaknya orang yang mencintai mereka. Mereka menggunakan hubungan asmara untuk mendapatkan perasaan dikagumi dan diinginkan.

Alasan 3: Rasa ragu terhadap diri sendiri

Para player ini kadang menyembunyikan keraguan yang besar terhadap diri sendiri. Beberapa diantaranya tak yakin dengan kepribadian mereka, jati diri mereka atau apakah mereka adalah manusia yang berharga.

Mereka ingin mendapatkan jawaban positif atas pertanyaan-pertanyaan ini dari orang lain, lebih tepatnya dari pasangan. Semakin banyak, semakin baik.

Alasan 4: Rendah diri di luar kehidupan asmara

Beberapa petualang cinta memiliki rasa percaya diri yang sangat rendah di luar kehidupan asmara mereka. Atau mereka justru merasa kecil dalam pernikahan yang mereka jalani. Karena itu mereka mencoba mendapatkan kompensasi atas kekecewaan ini dengan berselingkuh. Harapannya, mereka akan merasa berharga dengan perhatian yang dicurahkan sekian banyak kekasih.

Alasan 5: Takut terhadap komitmen

Beberapa orang takut terhadap komitmen, tetapi tidak mau mengakuinya atau malah tak menyadarinya. Tanpa sadar mereka memilih jalan terburuk untuk menyabotase hubungan yang sedang dijalani, yaitu dengan berselingkuh atau pindah ke lain hati. Tetapi fase yang sama akan selalu berulang, hingga mereka mendapat cap player.  | ferd

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s