Tangki Pabrik Kimia Bocor, Kota di Jerman Diselimuti Asap Asam


tangki-pabrik-kimia-bocor-kota-di-jerman-diselimuti-asap-asam

OBERHAUSEN – Sedikitnya 150 orang mengalami gangguan pernafasan akibat asap yang muncul dari kebocoran tangki asam yang terjadi di pabrik kimia di Oberhausen, Jerman. Media lokal melaporkan, warga di sekitar lokasi pabrik telah dievakuasi dan penduduk diminta untuk tidak meninggalkan rumah mereka.

Dilansir Russia Today, Jumat (17/2/2017), di antara korban yang terkena dampak kebocoran, 40 orang merupakan pekerja pabrik sedangkan 110 lainnya adalah orang-orang yang bekerja di fasilitas industri di dekat lokasi.

Kebocoran terjadi di fasilitas milik perusahaan kimia Hamm Chemie. Tangki yang tadinya berisi 600 meter kubik asam belerang 96 persen kini benar-benar kosong.

“Kami saat ini sedang memeriksa apakah kami dapat mengurangi awan yang mengandung bahan berbahaya,” kata Juru Bicara Departemen Pemadam Kebakaran Joerg Preussner. Untuk menetralisir polutan, pasukan pemadam kebakaran menyemprotkan air untuk membersihkan udara.

Direktur Hamm Chemie telah menyampaikan permintaan maaf atas insiden ini, dan mengatakan kejadian tersebut disebabkan karena kelalaian manusia. Dilaporkan T-Online, pipa pengisian bahan kimia salah disambungkan sehingga truk tangki yang seharusnya mengisi tangki asam hidroklorik malahan mengisi tangki asam belerang.

Insiden ini mengakibatkan gangguan terhadap layanan kereta dan kapal dan menyebabkan kemacetan parah di pusat kota dan bagian barat Oberhausen. Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai angka 1,5 juta euro atau sekira Rp21.3 miliar. | ferd

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s