Menhan Optimistis Indonesia Mampu Buat Jet Tempur dan Kapal Selam


menhan-optimistis-indonesia-mampu-buat-jet-tempur-dan-kapal-selam

JAKARTA – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu optimistis industri pertahanan dalam negeri mampu membuat jet tempur dan kapal selam berteknologi tinggi.

Sumber daya manusia yang dimiliki Indonesia sudah mumpuni sehingga tak perlu lagi diragukan untuk membuatnya.

“Saya yakin kita bisa ke depannya, jadi kita tak perlu lagi beli dari asing,” ujar Menhan dalam serahterima dan gelar 15 produk First Article Program dari Pengembangan Teknologi Industri Pertahanan (Bangtekindhan) di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (14/2).

Selain gelar teknologi alat utama sistem persenjataan roduksi dalam negeri, Kementerian Pertahanan juga menandatangani dengan PT Pindad untuk pengadaan roket R Han 122 B.

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri terus mendorong pertumbuhan industri pertahanan.

Melalui Kementerian Pertahanan, pemerintah intensif melakukan perbaikan dan pengembangan infrastruktur industri pertahanan, termasuk membuka pasarnya di luar negeri.

Atas komitmen ini, Menhan pun mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk TNI dan Polri untuk mendukung dengan cara membeli produksi dalam negeri.

Bukan mustahil pula, lanjut dia, pengadaan alutsista jet tempur dan kapal selam untuk TNI ke depan sudah mampu diciptakan anak bangsa melalui industri pertahanan dalam negeri.

“Tahun-tahun kedepannya semoga kita bisa membuat kapal selam dan jet tempur dengan demikian lengkap lah, apa yang kita diperlukan kita buat sendiri, yang penting saling mendukung dan kerjasama. Itulah kuncinya,”  kata Ryamizard.

Sementara itu, sebanyak 15 teknologi Alutsista produksi dalam negeri dipamerkan di Kemhan yakni FA Swamp Boat dari PT Mega Perkasa Engineering, FA Kapal Selam Tanpa Awak dari PT Robo Marine Indonesia, FA Target Drone dari PT Indo Pacific Communication and Defence, dan FA Posko Dahanud Mobile dari PT Elektronika Utama ITB. Ada juga FA Bateray Pesawat C-130 dari PT Garda Persada, FA Baterai Tank BMP-3F dari PT Garda Persada, FA WCP/WPU Pesawat Hawk 209 dari PT Info Global Teknologi, FA Idetification Friend or Foe dari PT Len Industri, FA Simulator Meriam 57 mm dari PT Elektronika Utama ITB. Selain itu, FA Mesin Hitung Mortir 81 mm dari PT Kinarya Acity, FA Simulator latihan tim pelaksana tembakan dari PT Enindo Mitratama, FA Elektronic Support Measure (ESM) dari PT Infra RCS Indonesia, FA Senjata Dooper dan Amunisi dari PT Pindad, FA Ground to Air Radio dari PT CMI Teknologi, dan FA Senjata Serbu Bawah Air 5,6 mm dari PT Pindad. | ferd

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s