Surfing Tampil, Indonesia Bisa Tambah Medali di Asian Games


surfing-tampil-indonesia-bisa-tambah-medali-di-asian-games

Cabang olahraga layar secara otomatis akan dipertandingkan di gelaran Asian Games 2018 Indonesia. Kepastian itu terjadi karena cabang tersebut merupakan juga salah satu cabang yang dilombakan di pesta olahraga dunia, Olimpiade 2020 Tokyo.

Hal itu dinyatakan Wakil Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Muddai Madang, yang juga Wakil ketua INASGOC Muddai Madang.

“Ada beberapa cabor yang masuk ke Olimpiade. Karena itu kita diberi kesempatan oleh Dewan Olimpiade Asia (OCA) menambah cabang olahraga, jadi bukan mengganti. Surfing itu kan sudah masuk dalam cabor Olimpiade di Tokyo nanti, jadi otomatis masuk di Asian Games juga,” kata Muddai Selasa (31/1).

Muddai menambahkan masuknya surfing menjadi kesempatan besar bagi Indonesia untuk menambah pundi-pundi medali. Terlebih, Pengurus Besar Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PB -PSOI) menjanjikan dua medali bisa direbut di multievent negara-negara se-Asia itu.

“Pada level Asia sendiri kita punya atlet-atlet yang bagus. Dari PB menjanjikan dua medali bisa dipersembahkan (dari tiga nomor yang dipertandingkan),” kata Muddai.

Selain surfing, sepatu roda menjadi salah satu cabor yang disetujui oleh OCA untuk dipertandingkan di Asian Games. Namun, menurut Muddai, hal itu sulit dilakukan karena INASGOC harus memilih cabor lain yang memungkinkan sebagai pengganti.

“Agak sulit sepertinya karena kalau sepatu roda mau dimasukkan harus ditukar dengan cabor lain. Selain itu, jika ingin dilombakan tentu harus ada peserta dari negara lain, tetapi ini sepertinya peminat dari negara peserta juga kecil. Selain itu, di level Asia juga kita masih kalah. Jadi buat apa memberikan medali ke lawan,” kata mantan Ketua KONI Sumatera Selatan ini.

Di sisi lain, Muddai menuturkan untuk masalah venue memang belum diputuskan. INASGOC disebutnya masih harus berkoordinasi dengan pemerintah. Sebelumnya muncul Lampung dan pantai Cimaja, Jawa Barat, yang menjadi opsi venue pertandingan surfing.

“Walaupun tidak besar-besar venuenya tapi kan tetap harus dibangun karena itu kita masih rundingkan seperti apa,” tuturnya. | ferd©

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s