Berkunjung ke Ladang Wasabi Terbesar di Jepang


Wasabi biasa dijadikan pendamping makanan sushi dan sashimi.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Terletak di distrik Hotaka, kota Azumino, Nagano, Daio Wasabi Farm dikenal sebagai salah satu ladang Wasabi terbesar di Jepang. Ladang yang berdiri sejak tahun 1915 ini memiliki luas hingga 150 hektar, dengan hasil panen 150 ton per tahun.

Seperti apa suasana Daio Wasabi Farm?

Untuk mencapai tempat ini, dari Tokyo dibutuhkan waktu sekitar 1 jam 29 menit menggunakan Hokuriku Shinkansen. Dilanjutkan naik JR Shinonoi Line dan turun di Akashina Station. Kemudian naik taksi 10 menit ke tempat ini.

Daio Wasabi Farm memiliki lahan parkir yang luas. Sebab, selain berfungsi sebagai pusat produksi wasabi, ladang ini juga kerap dijadikan lokasi tujuan wisata saat musim libur.

Turun dari bus, pengunjung langsung diterpa suhu udara nan dingin. Saat memasuki pintu bangunan utama, para pengunjung sudah disambut toko suvenir bertema wasabi, serta restoran dan kafe dengan menu yang juga mengusung tema wasabi.

berkunjung-ke-ladang-wasabi-terbesar-di-jepang2

Selanjutnya, beberapa langkah dari bangunan utama, para pengunjung akan dihadapkan langsung dengan hamparan luas ladang wasabi dan aliran sungai nan jernih dari pegunungan.

Air bersih memang memiliki peran vital dalam menanam wasabi. Itu karena wasabi bisa tumbuh baik dengan air bersih yang mengalir. Selain itu, suhu air juga harus terjaga antara 10 hingga 15 derajat Celcius.

“Di Daio Wasabi Farm ini, kami selalu berusaha menjaga suhu di 13 derajat Celcius,” kata Kepala Humas Daio Wasabi Farm, Hama Shigetoshi yang ditemui di Jepang, beberapa waktu lalu.

Bukan tanpa alasan Daio Wasabi Farm menjadi ladang wasabi terbesar di Jepang. Menanam wasabi menjadi salah satu mata pencaharian utama warga Azumino.

Awalnya, para petani di Azumino biasa menanam padi di musim semi hingga gugur. Namun selanjutnya, mereka beralih menanam wasabi saat musim dingin tiba.

berkunjung-ke-ladang-wasabi-terbesar-di-jepang3

“Menanam wasabi dimulai dengan menebar benih di musim dingin dan baru akan dipanen dua tahun kemudian,” ucap Hama Shigetoshi.

Air bersih, suhu dingin yang harus tetap dijaga, serta masa panen yang cukup lama membuat wasabi menjadi salah satu bahan makanan mahal di Jepang.

Wasabi sejak lama biasa dijadikan pendamping makanan khas Jepang, seperti sushi dan sashimi. Bahan makanan berwarna hijau tersebut juga punya cita rasa khas, yakni pedas dan sedikit manis. Namun, rasa pedasnya tidak seperti cabai biasa, melainkan akan membakar mulut, tenggorokan hingga hidung Anda. | ferd©

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s