Aplikasi Telepon Pintar Ruang Desa Diluncurkan


Teknologi merupakan instrumen kunci yang dapat mendukung pembangunan desa.

aplikasi-telepon-pintar-ruang-desa-diluncurkan

Untuk medukung gagasan itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendesa PDTT) Eko Putro Sandjojo dan Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson meluncurkan aplikasi telepon pintar ruang desa.

“Ini sebagai wadah komunikasi antara aparat desa dan fasilitator desa,” ujar Mendesa PDTT, usai acara launching Ruang Desa di kantor Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmugrasi (DPDTT) Jakarta, Selasa (31/1).

Dijelaskan lebih lanjut, keberadaan ruang desa ini mempermudah komunikasi antara fisilitator dan para aparat di tingkat kabupaten, kecamatan, bahkan desa. Sekaligus, komunikasi untuk membimbing para aparat desa dan fasilitator lokal yang baru direkrut untuk menjawab pertanyaan dan memberikan petunjuk dalam melakukan pekerjaan sehari-hari.

“Melalui aplikasi mobile ini, para fasilitator dan aparat desa tidak hanya akan mendapatkan akses cepat terhadap informasi yang relevan yang mereka butuhkan namun juga dibekali dengan sarana yang diperlukan untuk melaksanakan tugas mereka,” tuturnya.

Di sisi lain,  keberadaan ruang desa diharapkan akan membantu para fasilitator menjadi lebih efisien dan efektif dalam memberikan dukungan ke desa-desa. Utamanya, hal ini akan menyediakan data real-time bagi kementerian.

Data ini, lanjutnya, dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan yang mendesak di desa dan menentukan lokasi mana saja yang mengalami permasalahan tersebut.

Dikatakan Mendes PDTT, Pemerintah Australia mendukung Kemendesa PDTI’ untuk peluncuran aplikasi ruang desa melalui bantuan teknis dari KOMPAK (Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan).

Duta Besar Australia unruk Indonesia Paul Grigson mengatakan,  Australia memahami potensi dari aplikasi mobile dan daring seperti ruang desa -dapat menjadi solusi hemat biaya untuk tantangan komunikasi di Indonesia.

“Kami senang dapat bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta ruang desa, dan menantikan untuk dapat melihat dampaknya melalui layanan pemerintah daerahc yang lebih baik di perdesaan dan daerah terpencil,” kata dia.

Lebih lanjut, kata dia, ruang desa akan mendukung akselerasi akses informasi untuk aparat dan fasilitator desa. Sebagai informasi, aplikasi ini bekerja melalui SMS dan fungsi panggilan telepon bebas pulsa serta memberikan akses kepada sumberdaya untuk pembelajaran termasuk video tutorial, Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ), rujukan pada peraturan yang relevan dan buku panduan cerdas. | ferd©

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s